Seringai
Album • 2018
This track is instrumental.
[Verse 1] Malam ini latihan Esok sudah mulai jalan Pulang ke rumah hanya terjaga Lalu fajar pun menyapa Melesat ke bandara Terlelap di udara Terlalu pagi untuk bercanda Mengisi perut lalu cek suara [Chorus] Aku tidak punya keluhan Hidupku selalu di jalan [Verse 2] Jumpa penggemar dan wawancara Terik melanda dan kurang sehat Merebah untuk rehat singkat Bangun bersiap tuju tempat Ruang ganti regangkan badan Hajar arena saatnya kini Senang bersama selesai sudah Pulang dan esok ulang lagi [Chorus] Aku tidak punya keluhan Hidupku seolah liburan Ayo! [Instrumental] [Bridge] Seperti api Adrenalin merusuh Seperti api Adrenalin merusuh Seperti api Adrenalin merusuh Seperti api Adrenalin merusuh [Outro] Hei hei Jalur ini kutempuh Hei hei Adrenalin merusuh Whoa yeah
Submitted by Nargaroth — Apr 25, 2025
[Verse 1] Derap langkah serdadu tanpa nyawa Hawa dingin nafaskan nafsu kuasa Kau jalani hidup standar ganda Represi mereka yang berbeda [Pre-Chorus] Membunuh empatimu Toreh, lukaiku [Chorus] Persetan dengan caramu Persetan dengan politikmu Persetan dengan bigotrimu Persetan, persetan [Verse 2] Meraungkan sirene, tanda bahaya Memburu, melahap yang melemah Unifikasi semua, lawan mereka Tetap siaga, jangan lengah [Pre-Chorus] Membunuh empatimu Toreh, lukaiku Membunuh empatimu Toreh, lukaiku [Chorus] Persetan dengan caramu Persetan dengan politikmu Persetan dengan bigotrimu Persetan, persetan Persetan dengan caramu Persetan dengan politikmu Persetan dengan bigotrimu Persetan, persetan [Instrumental] [Bridge] Represi yang berbeda Lawan mereka Represi yang berbeda Lawan mereka [Chorus] Persetan dengan caramu Persetan dengan politikmu Persetan dengan bigotrimu Persetan, persetan [Outro] Persetan dengan caramu Persetan dengan politikmu Persetan dengan bigotrimu Persetan, persetan
Submitted by BloodShrine — Apr 25, 2025
[Verse 1] Mereka Yang tak bisa pulang Mereka Yang diasingkan Ditangkap Tanpa kesalahan Dibantai Tanpa pengadilan [Chorus] Kuasa ini panas Begitu menyilaukan Kau sulam dari duka Duka yang paling hitam Memerah sungai ini Oleh kentalnya darah Hei! Sang jenderal jagal Mengampukan sudah [Verse 2] Terkuak Kini semua terbuka Mengelak Sulit untuk memendam Dan telak Sejarah berbicara Menolak Menolak diredam [Chorus] Kuasa ini panas Begitu menyilaukan Kau sulam dari duka Duka yang paling hitam Memerah sungai ini Oleh kentalnya darah Hei! Sang jenderal jagal Mengampukan sudah [Instrumental] [Spoken word] Sejarah ditulis oleh mereka yang menang Tapi direkam oleh mereka yang merasakan Kebenaran akan menang [Outro] Kebenaran sudah datang Kebenaran akan menang Kebenaran sudah datang Kebenaran akan menang
Submitted by johnmansley — Apr 25, 2025
[Verse 1] Kendalikan massa, informasi palsu Mereka ingin dirimu percaya Opini publik yang menipu Kebenaran pun nomor dua Menelan mentah cerita fiktif Massa yang termanipulasi lagi Menjadi reaktif, menjadi agresif Kemarahanmu kini terbeli [Chorus] Sesat, sesat Disinformasi menyebar cepat Sesat, sesat Yang terencana [Verse 2] Sajikan berita, fakta tanda tanya Headline dan isi berbeda Sebelum menyebar perlu cari fakta Analisa, tak langsung percaya [Chorus] Sesat, sesat Disinformasi menyebar cepat Sesat, sesat Yang terencana dan tidak tepat Sesat, sesat Disinformasi menyebar cepat Sesat, sesat Yang terencana dan tidak tepat [Instrumental] [Bridge] Siapa reguk untung? Siapa di baliknya? Siapa provokasi? Siapa, siapa menderita? [Outro] Disinformasi Memecah belah
Submitted by Finntroll — Apr 25, 2025
[Intro] Let's go! [Verse 1] Bicara, berdebat tanpa usai masa Merangkai argumen dan menyanggah Memanas, menyala dan menggila Seteru membuncah berdarah-darah Berbeda pendapat adalah biasa Tapi musyawarah terlalu lama Melarut, menuju tanpa makna Membuang waktumu, hilang percuma [Pre-Chorus] Melantur kau berbicara Diam pun kadang berguna Hematmu bukan fakta Lelah [Chorus] Seteru tanpa arah Membaku membinasa [Verse 2] Tidakkah dirimu habis tenaga? Memaksa pikiran membuat marah Adakah manfaat yang paripurna Ketimbang sekadar tak ingin kalah Berbeda pendapat adalah biasa Tapi musyawarah terlalu lama Melarut, menuju tanpa makna Membuang waktumu, hilang percuma [Pre-Chorus] Melantur kau berbicara Diam pun kadang berguna Hematmu bukan fakta Lelah [Instrumental] [Chorus] Seteru tanpa arah Membaku membinasa Seteru tanpa arah Membaku membinasa
Submitted by Infernal Flame — Apr 25, 2025
[Verse 1] Dunia ini telah melangkah jauh Pesat pembaruan dan teknologi Mesin canggih yang kita kira patuh Mungkin nanti berpikir mandiri [Chorus] Eksistensi manusia Mungkinkah terlibas? Akibat kita semua tak kenal batas Tak pernah puas [Verse 2] Pengembangan kecerdasan buatan Program ulang, dengan sendirinya Ada kesalahan, tak bisa kendalikan Tinggal eja akhir umat manusia [Chorus] Eksistensi manusia Mungkinkah terlibas? Akibat kita semua tak kenal batas Tak pernah puas Eksistensi manusia Mungkinkah terlibas? Akibat kita semua tak kenal batas Tak pernah puas [Instrumental] [Outro] Evolusi lamban Tak mampu sejajar Hidup berdampingan? Mereka versus kita Tanpa jiwa berpijar Antara maju terbantu Atau terbinasa Terbinasa Ugh
Submitted by Nargaroth — Apr 25, 2025
[Verse 1] Pada rambutmu yang tergerai Nafas mengalun, merebah Menyingkap lembut kusut masai Ishtar menuntun, mendesah Hamparan padang membelai Meredam taifun yang merekah Merengkuh kaki yang menjulai Dan kita pun meresah [Chorus: Danilla] Suara berderak Ooh Oleh gerak Ooh [Verse 2] Kurasakan derai badai Lenguh melantun, sebab basah Sebiru haru melambai Harum dedaun juga tanah [Chorus: Danilla] Suara berderak Ooh Oleh gerak Ooh [Spoken word: Danilla] Dan rasa ini terbuai Menari anggun dalam kisah Menuju Uruk, hampir sampai Dan kita pun tak menyerah
Submitted by Warbringer — Apr 25, 2025
[Intro] Kebencianmu harus mati! [Verse 1] Berbeda ras atau warna kulit Kebencianmu tidak berdasar Angkuhmu, berpikiran sempit Tiranimu membuatku gusar Ketakutan mengacaukan pikiranmu Dogmamu tak memanusiakanmu Tabiat keji kalian bersatu Kan kulawan penalaran dungu [Chorus] Sekarang atau nanti Kebencianmu harus mati [Verse 2] Berbeda ras atau warna kulit Kebencianmu tidak berdasar Angkuhmu, berpikiran sempit Tiranimu membuatku gusar Ketakutan mengacaukan pikiranmu Dogmamu tak memanusiakanmu Tabiat keji kalian bersatu Kan kulawan penalaran dungu [Bridge] Mati Taklukkan ketakutan yang mereka ternakkan Berbeda agama atau kepercayaan Gagasan harmoni sesederhana ini Saling toleransi, saling hargai Fasisme Tak ada tempat di sini Fasisme Tak ada tempat di sini Fasisme Tak ada tempat di sini Fasisme Tak ada tempat di sini Sekarang atau nanti [Outro] Sekarang atau nanti Sekarang atau nanti
Submitted by johnmansley — Apr 25, 2025
[Intro] Ah, anjing! [Verse 1] Kau tergantikan, bisa digantikan Ada batas tipis selaras/tersentuk Sabar kau menunggu, menunggu jawaban Menyelami jalan, berkilah alasan [Chorus] Harimu takkan bertambah baik Gerahnya siang makin terik Harimu takkan bertambah baik Tak ada yang peduli Tak ada yang membaik [Verse 2] Menyentuh api panas yang berkibar Merasakan sakit, rasa yang terbakar Perihal yang sama terulang kembali Seolah diri tidaklah belajar [Chorus] Harimu takkan bertambah baik Gerahnya siang makin terik Harimu takkan bertambah baik Tak ada yang peduli Tak ada yang membaik [Instrumental] [Outro] Pribadi yang rapuh, jauh dari tangguh Terjebak di zona, di zona nyamanmu Selalu mengeluh, hanyalah mengeluh Kau tak berguna, hujan menggemuruh Kau tak berguna, hujan menggemuruh Kau tak berguna, hujan menggemuruh
Submitted by Corpse Defiler — Apr 25, 2025
[Dialogue 1] Publik itu jangan terlalu cepatlah berprasangka Di kampanye ini saya jelas menggunakan clean campaign Yang bersih tapi, ya Contohnya isu SARA, for example No no, enggak enggak Begini, saya itu ingin work together bersama Untuk mencapai toleransitas yang solidaris [Chorus] Omong kosong! Omong kosong! Omong kosong! [Dialogue 2] Ya ya ya, silakan saya diperiksa Enggak mungkinlah saya korupsi Kalian tahu? Pejabat itu disumpah, lo Uang rakyat itu amanat Dan tidak boleh disalahgunakan [Chorus] Omong kosong! Omong kosong! Omong kosong! Omong kosong! Omong kosong! Omong kosong! [Dialogue 3] Heh, nangis? Dipegang-pegang, nangis? Bajunya kayak gitu, tiap hari pulang malam, temannya cowok semua Sekarang bilangnya pelecehan, pelecehan Tapi orang kamu sendiri, cari penyakit [Bridge] O-mong ko-song O-mong ko-song O-mong ko-song O-mong ko-song O-mong ko-song O-mong ko-song [Dialogue 4] Tahun ini gue akan hidup sehat Olah ra... [Outro] Omong kosong!
Submitted by Nargaroth — Apr 25, 2025
← Go back to Seringai