Seringai
EP • 2004
No lyrics have been submitted for this track yet.
Sucikan aku, tak murni, tutup mataku. Biarkan doktrin ini lekat dalam diriku. Eliminasi, sterilisasi, murni jiwaku. Perisai penglihatan, pagari pikiran. Moral? Puritan. 'Jangan tanya tapi lakukan'. Genosida generasi dalam samaran. Bidak permainan cuci otak. Purifikasi, hakimi, menutup jalan. Melihat diri dalam cermin retak. Norma? Puritan. ‘Jangan tanya tapi lakukan.’ Nilai? Puritan. Terbunuh, mati hilangkan gairah.
Submitted by NecroLord — Apr 25, 2025
Dunia 'kan tetap berputar, hanya saja melewatimu. Mungkin kehilangan momen, mungkin juga tak jauh berbeda. Ketika-keinginan untuk hidup dibungkam dan tercekal, gairah sengaja dimatikan, hidupmu berakhir. Yeah. Injak pedal dalam. Ini hidupmu. Injak pedal dalam Tak mungkin menang besar kalau tak berani bertaruh besar. Takut akan kehilangan banyak akan membuat dirimu lumpuh. Terbakar dingin dan membeku panas. Hidup hanya sekali dan lakukan yang terbaik darimu. Akselerasikan dirimu, tekan maksimum, hajar hidup ini Pastikan kita menangkan, perang ini hanya sebuah tes semata. Ah yeah. Menarilah bersamaku, bakar malam ini. Lewati perang ini, akan kita menangkan. Yeah. Injak pedal dalam. Ini hidupmu. Injak pedal dalam Ini hidupmu. Ini hidupmu. Ini hidupmu.
Submitted by BloodShrine — Apr 25, 2025
Yeah! Usiaku tak bertambah muda. Tapi sikapku menolak tua. Energiku oktan tinggi. Membakar nafsu hidup, tetaplah muda. Alkohol. Yeah. Tetap anak enggan dewasa. Nafas ini, tak henti berjalan. Lagu ini untuk kalian : Generasi menolak tua! Alkohol. Yeah. Hey. Alkohol. Usiaku tak bertambah muda. Tapi sikap ku menolak tua Energi ku oktan tinggi. Membakar nafsu hidup tetaplah muda. Alkohol. Yeah! Nafas ini tak henti berjalan, yeah. Oktan tinggi bakar nafsu hidupku.
Submitted by Immortal — Apr 25, 2025
Rutinitas ini, kebosanan dini, begitu nyata. Tak ada rantai tak ada belenggu, tenggelam dan masih bernafas. Mendesain kehidupan, mendesain kematian, semua yang tercipta. Hanyalah ilusi, mengejar impian, hanyut dalam kemanjaan. Redefinisi perbudakan: rasakan tangan mencekik lehermu. Redefinisi kehidupan: rasakan udara kebebasan. Rutinitas ini akankah berhenti, selamatkan dirimu. Distraksi ini, kepuasan ini, kesemuan kini. Merekam keseharian, merekam keseluruhan, segala yang tertunda. Menjadikan bias, mendstorsi makna, tenggelam dalam. Redefinisi perbudakan: rasakan tangan mencekik lehermu. Redefinisi kehidupan: rasakan udara kebebasan. Mari sini, berdansa denganku: membakar Jakarta. Sekali ini, berdansa denganku: membakar Jakarta. Rutinitas ini, akankan berhenti, selamatkan dirimu. Distraksi ini, kepuasan ini, kesemuan kini. Mari sini, berdansa denganku: membakar Jakarta. Sekali ini, berdansa denganku.
Submitted by Iron_Wraith — Apr 25, 2025
Kekuatanmu di balik lencana, miliki senjata membuatmu lebih bergaya? Lelucon sedih ketika semua dibawah kendali, lecehkan mereka yang tak punya lencana. Melindung? Melayani? Saatnya ambil kendali. Kami takkan ikuti langkahmu, layani mereka yang salahgunakan kekuatan. Siapa yang mereka lindungi? Jelas bukan kita, rapatkan barisan. Melindungi? Melayani? Saatnya ambil kendali. Melindungi siapa? Melayani Siapa?
Submitted by Pestilence — Apr 25, 2025
You're jealous again No, she's just a friend Why can't I do anything without being yelled at? Always on the phone Never leave me alone! Why don't you tell me what the fuck you want from me! Say I'll never gonna leave ya No, I'll never leave ya Not the end No, it's not the end I won't beat you up I won't push you around 'Cause if I do, the cops will get me for doing it! I wanna go and have some fun Go where the action is Who the hell are you to tell me who my friends are! Say I'll never gonna leave ya No, I'll never leave ya Not the end No, it's not the end Say I'll never gonna leave ya No, I'll never leave ya Not the end No, it's not the end You're jealous again You're jealous again You're jealous again And again and again!
Submitted by Pestilence — Nov 14, 2025
No lyrics have been submitted for this track yet.
← Go back to Seringai