The Curse of Sabda Palon
(<em>Instrumental</em>)
Submitted by Celtic Frost — Jun 18, 2026
Engkau datang bagai gelap malam Tepat waktu dan mencekam Tanda bergantinya sebuah peradaban Selesainya sebuah kehidupan Api di dalam air Rencana besar dari sang semesta Api di dalam air Agenda perputaran jagad raya Adalah sebuah pemakaman mental Kematian massal dari segala mahluk bumi Adalah sebuah perjanjian Alam semesta dan negeri di atas awan Ketika padamnya cahaya bulan dan matahari Semua tinggal dalam kegelapan Selepas semua mahluk serta mati Kesunyian yang akan menjawab Dia, penguasa segala bentuk kegelapan Peniup badai api keabadian Dia, pencipta segala bentuk kebekuan Kekal atas segalanya
Submitted by Celtic Frost — Jun 18, 2026
Paras yang sejatinya sempurna Lupa akan diri dan asal usulnya Kesombongan yang meluap Pandai sembunyikan alibi Jadilah ular yang mengerikan Tinggal di hutan selama ribuan tahun Kutukan yang terucap pada manusia Yang telah terlena bergelimang dosa Bergelimang dosa Karma tak akan selalu datang seketika Kadang langsung saat itu juga Hasut, jerat, bunuh Hasut, jerat, bunuh Tak hargai diri sendiri Tiada hormat semesta Tak punya tata krama Hanya birahi kuasa Raksasa bermuka dewa Pertiwi diperkosa Upacara prahara Nusantara Darah dan nyawa Sesaji buana Mahligai tahta Singgasana permata Dari hutan maja Tipu daya bermakna Sumpah jadi petaka Simalakama Nagara jaya tindas sesama Mardika bagi penguasa Mardika bagi penguasa
Submitted by Celtic Frost — Jun 18, 2026
Saat kegelapan kembali Menyemai kekacauan Keselarasan semesta terganggu Menyatu dengan segenap unsur semesta Pemurnian jiwa-jiwa kotor nan fana Bertahan hidup diantara kerumunan Kejahatan serta kegelapan pekat Aroma nista mengarungi sukma Atas perintah makhluk cahaya Atas berkah shangkara Hirup kembali samudra kehidupan Sisakan kegelapan yang berlebihan Menanti turunnya kehidupan surgawi Yang tersangkut diantara serat kebijakan Tercurah mengalir deras kebawah arus Kesadaran ahlak ahlak tak berjiwa
Submitted by Celtic Frost — Jun 18, 2026
Bulu kuduk mendadak merinding Lolongan | anjing | terdengar memecah kesunyian Keresahan | menjalar hingga sekujur tubuh Panik | keselamatan jiwa | hingga | gemetar Membunuh | atau | dibunuh Dibunuh Membantai | atau | dibantai Dibantai Pura-pura memicingkan mata Trik agar terhindar dari | petaka Terdengar helaan nafas | berat Datang beringas mendekat Penuh dengan nafsu membunuh Siap | cabut | nyawa sang empunya Hawa jahat wujud setan Merasuk jiwa-jiwa yang laknat Saling | bunuh | tanpa rasa iba Hingga penyesalan datang akhirnya
Submitted by Celtic Frost — Jun 18, 2026
Pekik suara sang patih Tanah sakti mandraguna Penuh aura mistis Simbol ayat ayat kelam Suram menerawang kegelapan Prasangka | menyedihkan datang dari masa depan Manifestasi | ketenangan dan keabadian Ketika matahari mulai memudar Tergantikan oleh sinar bulan dan bintang Siasat sang mahapatih untuk tanah dewata Memasang para prajuru di setiap sudut Agar kekal | ajaran leluhur ribuan tahun Terang | benderang | di alam semesta Benteng | halusinasi alam bawah Tanam atma di setiap jengkal Aroma | dupa berbaur | wangi bunga Memercik | pelinggih | suci
Submitted by Celtic Frost — Jun 18, 2026
Ombak besar, menghukum manusia Merusak pesisir dan daratan Rata hapus semua dosa, menyeret manusia Manusia yang terbelenggu oleh karma Pohon Hanyut Menghantam Bagaikan neraka Yang terelakan Rumah runtuh Tak mampu menahan Derasnya arus dosa Puluhan ribu tahun Bebatuan hancur berantakan Bergemuruh nyaring memekak telinga Tak kan ada tempat berlindung Dari amarah yang kuasa Semua hanyut tersapu air bah Semua sengsara tersapu air bah Hancur, hancur, hancur, hancur
Submitted by Celtic Frost — Jun 18, 2026
Mana kala alam menggeliat Tak mampu membendung dan menampung kematian Mana kala alam menggeliat Aku akan kembali ke Nusantara... Dengan wujudku yang bersahaja Dengan perutku yang besar Dengan kuncungku yang terangkat ke atas Dengan tanganku yang senantiasa menunjuk Aku melihat mendung hitam Mulai menangkupi Nusantara Aku mendengar penderitaan Aku mencium bau anyelir kematian Bumi ini! Akan segera memerah karena darah yang tertumpah Pasukan! Dari seberang sudah mulai datang membawa kekelaman Pasukan! Yang sejatinya berasal dari awan putih Entah mengapa! Kini berubah menjadi Kelam! Kematian! Kelam! Kematian! Karma! Bagi para penghuni Nusantara Yang lalai Akan kemegahan para leluhur Semena mena! Keangkuhan! Semena mena! Kesombongan!
Submitted by Celtic Frost — Jun 18, 2026
Gunung berapi aktif semua Diseluruh nusantara Siap siap mengancam peradaban Manusia yang telah lupa kodratnya Lahar tumpah ke kiri dan ke kanan Tenggelamkan segala kehidupan Debu panas hitam kelam Menghanguskan kehidupan Huru hara mengerikan Menggelegar suaranya Menerjang! Hutan dan perkotaan, banyak manusia mati Menerjang! Semua hewan habis musnah sirna tanpa bekas Tak dapat! Dipulihkan sudah pada peradaban Akibat! Ulah manusia yang menyimpang
Submitted by Celtic Frost — Jun 18, 2026
Time is drifting away To form another day With our without me My faith to be Tomorrow I will not see 'Be it the deepest of dreams Or the darkest of deaths Nor can either of these Truly guarantee my release' Staring at these four walls Remembering what I have achieved Enter the tomb of the deceived All that where is lost Whores of mankind Take my fuckin' life Alone I'll be One with the dreams in red Flatlined and cold I lay Victim of their play In the shadows of the obscure My soul forever never more
Submitted by Celtic Frost — Jun 18, 2026